Alasan Saya Masuk Departemen AGH

November 28, 2010 - 8:26 pm 3 Comments

Alasan saya memilih departemen Agh  baru terbersit ketika saya hendak lulus dari SMA. Saya mulai tertarik dengan dunia pertanian ketika saya  membuat makalah tentang pertanian didaerah saya di Cianjur.

Potensi alam terbesar di Kabupaten Cianjur adalah sektor pertanian yang luas arealnya mencapai 67% dari luas kabupaten ini yaitu 350.148 Km2. Penduduknya, sekitar 52% dari jumlah seluruhnya 2,18 juta jiwa , bekerja sebagai buruh tani di sawah, ladang dan perkebunan. Namun ironisnya, sektor pertanian ini kurang menunjang kesejahteraan masyarakat. Buktinya, 30% penduduk Cianjur tergolong miskin. Penduduk yang miskin itu sebagian besar adalah bermata pencaharian bertani. Selain itu ada permasalahan lain yang dihadapi petani selain kemiskinan dari hasil saya wawancara dengan mereka yaitu masalah pupuk,  pengendalian hama khususnya pengendalian hama keong, ketersediaan bibit unggul yang dapat dijangkau petani, dan masalah irigasi. Setelah mengetahui hal itu saya mulai menyadari betapa mirisnya pertanian di Indonesia khusususnya di daerah tempat saya tinggal, padahal sebagai negara agraris seharusnya sangat memperhatikan bidang pertanian, bukan justru malah seperti mengesampingkan bidang pertanian. semenjak itu saya berfikir perlu ada perubahan dari generasi muda agar pertanian kembali berjaya dan petani bisa sejahtera seperti di negara maju. Seperti di Amerika jaminan dari pemerintah adalah salah satu kenikmatan yang didapat para petani. Selain jaminan gagal panen, para petani AS juga mendapat bantuan pengetahuan dan teknologi dari berbagai pihak, terutama universitas. Mereka bisa dengan mudah mendapat informasi bibit unggul terbaru, kondisi cuaca harian, bahkan harga berbagai jenis panenan. Itu artinya para petani diharapkan akrab dengan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Ketertarikan saya yang lain di bidang ini adalah dengan keunikan dari tanaman apalagi dirumah ibu saya adalah pengoleksi tanaman hias, juga karena saya tertarik dengan pelajaran mendel ketika SMA. Hukum mendel merupakan hukum hereditas yang menjelaskan tentang pewarisan sifat pada organisme tersebut dari hasil penyilangan antara dua tetua yang berbeda antara tetua resesif dan dominan. Menurut  saya hal tersebut sangat menarik menemukan varietas baru yang unik.

berdasarkan dua motivasi saya tersebut saya berusaha untuk mencari tempat mana yang tepat untuk mengembangkan minat saya dibidang pertanian kemudian saya membuka web ipb yang jelas-jelas sangat berklaitan dengan pertanian saya menemukan depatrtemen agronomi dan hortikultura yang dapat menyalurkan minat saya dimana pada departemen AGH saya dapat mengetahui lebih luas mengenai masalah dan terknik bertani juga mendalami mengenai hukum pewarisan mendel dalam genetika tanaman jadi ketika itu saya memutuskan untuk memilih IPB sebagai tempat saya melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA dengan mayor AGH, dengan harapan saya bisa menjadi agen perubahan dibidang pertanian khsusnya didaerah tempat tinggal saya sendiri.

Referensi:

http://agrohort.ipb.ac.id
http://www.averroes.or.id/lifestyle/nikmatnya-jadi-petani-amerika.html
http://www.neraca.co.id/2010/03/18/pembangunan-pertanian-di-cianjur-perlu-ditingkatkan.html
http://wawan-junaidi.blogspot.com/2010/10/hukum-mendel.html